<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MATIKUTU</title>
	<atom:link href="http://matikutu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://matikutu.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2009 18:38:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='matikutu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MATIKUTU</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://matikutu.wordpress.com/osd.xml" title="MATIKUTU" />
	<atom:link rel='hub' href='http://matikutu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Membaca dan Menulis</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/07/01/membaca-dan-menulis/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/07/01/membaca-dan-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 18:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Membaca dapat meningkatkan wawasan, menambah rasa percaya diri ketika berdiskusi atau bergaul dengan teman, mendewasakan pola-pikir dengan menemukan perbedaan-perbedaan pendapat yang sebelumnya tidak kita ketahui. Namun di sisi lain kita perlu menyadari bahwa membaca barulah merupakan tahap awal untuk menuju langkah yang lebih tinggi. Banyak orang yang hanya puas dan bangga hanya dengan mengoleksi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=48&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca dapat meningkatkan wawasan, menambah rasa percaya diri ketika berdiskusi atau bergaul dengan teman, mendewasakan pola-pikir dengan menemukan perbedaan-perbedaan pendapat yang sebelumnya tidak kita ketahui.</p>
<p>Namun di sisi lain kita perlu menyadari bahwa membaca barulah merupakan tahap awal untuk menuju langkah yang lebih tinggi. Banyak orang yang hanya puas dan bangga hanya dengan mengoleksi dan membaca buku tanpa usaha untuk merenungkan apa yang telah dibaca yang selanjutnya diwujudkan dalam tulisan. Ketika seseorang membaca, ia berarti berdialog dan berdiskusi dengan penulis buku yang dibacanya. Dalam dialog tersebut, tidak semua opini dan pendapat penulis disetujui atau disepakati pembaca, setidak-tidaknya pembaca menemukan kekurangan (dan juga kelebihan) dari isi buku tersebut. Ketidaksetujuan atau kekurangan yang ditemukan dalam buku tersebut seharusnya dibenahi atau dibenarkan.  <span id="more-48"></span></p>
<p>Jika kita hanya membaca tanpa usaha untuk menulis, maka kita tak ubahnya gudang buku, bukan penerbit buku. Gudang hanya untuk menyimpan barang-barang yang biasanya lama tanpa mengeluarkan atau menciptakan karya yang baru. Setiap pabrik atau perusahaan memiliki gudang namun tidak semua gudang merupakan kepunyaan pabrik. Pabrik memproduksi barang baru sedangkan gudang hanya menyimpannya.</p>
<p>Bahkan orang yang hanya membaca buku terkesan ‘egois’, hanya mementingkan diri sendiri. Ia tidak mewariskan pengetahuan dan wawasannya kepada orang lain. Ia mencari, memperoleh, dan mengumpulkan banyak informasi untuk diri sendiri, seperti orang kaya yang meninggal tanpa mewariskan harta apapun.</p>
<p>Kita melihat ribuan –bahkan mungkin puluhan ribu- mahasiswa di sekitar kita, namun tidak semua dari mereka yang mempunyai jiwa menulis. Seluruh mahasiswa akrab dengan buku, namun hanya sedikit yang akrab dengan penerbit buku (menjadi penulis-dee). Di kalangan mahasiswa, membaca merupakan kebutuhan, namun menulis bagi sebagian besar mereka merupakan kewajiban bukan kebutuhan. Sehingga di saat mendapat tugas dari dosen, berupa pembuatan makalah, resume, laporan penelitian, dll, kebanyakan mereka mengeluh dan menganggapnya sebagai beban. Bahkan ada anggapan konyol, bahwa pekerjaan menulis adalah ‘khusus’ bagi mereka yang telah menggondol gelar kesarjanaan. Kita mengenal para penulis dan budayawan, seperti: HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah), H.D. Zawawi Imron, dll, yang hanya mengenyam pendidikan tradisional (baca:pesantren), namun dapat menuangkan ide-idenya dalam bentuk tulisan. Menulis bukan monopoli mereka yang kuliah, apalagi harus sarjana, namun terbuka bagi siapa saja yang memiliki daya kreatifitas yang tinggi dalam menuangkan gagasan.</p>
<p>Jika filsuf besar, Rene Descartes (1596-1650 M) mengatakan, ‘Cogito, Ergo Sum’, yang artinya ‘aku berfikir, maka aku ada’, maka ini perlu kita lanjutkan dengan satu langkah lagi, yaitu:menulis. Membaca, berfikir dan menulis. Setelah membaca kita luangkan waktu beberapa saat untuk merenung dan berfikir yang selanjutnya diikuti dengan menulis. Lebih jauh Pramoedya Anantatoer pernah mengatakan, ‘Jika engkau ingin hidup lebih lama, berkaryalah’. Menulis ‘memperpanjang’ umur kita. Karl Marx hanya berusia 65 tahun (1818-1883 M), namun karya monumentalnya, Das Kapital, hingga saat ini dikenal didunia bahkan diterjemahkan dalam berbagai bahasa serta menjadi ‘kitab suci’ bagi kaum komunis, atau ‘Ihya’ Ulum al-Din, karya Hujjatul Islam, Abu Hamid al-Ghazali (1058-1111 M), yang lebih dari delapan abad telah dijadikan pegangan oleh kaum muslim Sunni dalam kajian mistisisme Islam (tashawwuf). Karya al-Ghazali-lah yang berhasil mendamaikan perseteruan kaum esoteris muslim (ahli ilmu tashawwuf) dengan kalangan eksoteris (ahli ilmu fikih). Dan kita juga tidak melupakan buku ‘Pergolakan Pemikiran Islam, Catatan Harian Ahmad Wahib’ (diterbitkan LP3ES). Sesuai dengan judulnya, buku tersebut pada awalnya hanyalah catatan harian yang ditemukan Djohan Efendi ketika bertakziah di saat meninggalnya Wahib (1942-1973 M). Dengan adanya ‘catatan harian’ itulah, Greg Barton –pengajar Deakin University, Australia- mensejajarkan Wahib dengan para pemikir neo-modernis lain, yakni Nurcholish Madjid, Djohan Efendi dan Abdurrahman Wahid. Bisa dibayangkan, seandainya Wahib tidak menuliskan catatan hariannya, maka tak seorangpun mengetahui pemikiran-pemikirannya yang liberal dan progressive.</p>
<p>Menulis merupakan seni yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Menulis juga merefleksikan apa yanga ada dalam pikiran kita dan menginformasikan siapakah kita sebenarnya serta bagaimana karakter dan kepribadian kita. Menulis tidak ada kaitannya dengan seni berbicara (orasi). Kita sering menemuka orator atau singa podium yang orasinya memikat para hadirin, namun ketika membaca tulisannya, kita merasa tulisan tersebut kering dan kurang ‘menggigit’. Di sisi lain kita menemukan para novelis, cerpenis, dan jenis penulis lain, yang karya-karyanya terkenal kemana-mana, namun ketika diundang untuk acara diskusi atau seminar, jawaban-jawaban yang diberikan atas pertanyaan para peserta seminar, terkesan biasa-biasa saja.</p>
<p>Dan juga tidak setiap pembaca yang baik sekaligus penulis yang baik. Orang yang kutu buku belum tentu dapat mengungkapkan gagasan-gagasannya dalam bentuk tulisan. Namun seorang penulis pasti juga seorang pembaca yang baik. Semakin banyak buku yang kita baca, semakin banyak pula ide yang masuk kedalam otak kita.</p>
<p>Kita telah memiliki modal untuk ditulis, yakni hal-hal yang telah kita baca. Namun budaya menulis nampaknya belum menjadi budaya kita. Kita perlu merubah paradigma kita yang selama ini puas dan bangga hanya dengan meengoleksi dan membaca karya-karya orang lain, dengan menciptakan karya tulis untuk orang lain. Kita jangan puas hanya sebagai konsumen, yang membeli, mengumpulkan dan membaca pikiran orang lain. Kita perlu menjadi produsen untuk menciptakan karya yang dapat dinikmati oleh orang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=48&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/07/01/membaca-dan-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Don&#8217;t Know and That Makes Me Nervous</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/27/i-dont-know-and-that-makes-me-nervous/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/27/i-dont-know-and-that-makes-me-nervous/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 22:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Kita pastinya pernah menghadapi suatu keadaan yang tidak pasti. Berdasarkan sebuah eksperimen yang dilakukan beberapa peneliti di Maastricht University di Belanda, dimana subyek diberi perlakuan 20 kali sengatan listrik. Beberapa subyek diberitahu akan dikejutkan dengan sengatan listrik kuat pada setiap kesempatan. Subyek yang lain hanya diberitahu akan diberi 17 sengatan ringan dan 3 sengatan kuat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=39&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita pastinya pernah menghadapi suatu keadaan yang tidak pasti. Berdasarkan sebuah eksperimen yang dilakukan beberapa peneliti di Maastricht University di Belanda, dimana subyek diberi perlakuan 20 kali sengatan listrik. Beberapa subyek diberitahu akan dikejutkan dengan sengatan listrik kuat pada setiap kesempatan.</p>
<p>Subyek yang lain hanya diberitahu akan diberi 17 sengatan ringan dan 3 sengatan kuat, tetapi mereka tidak diberitahu pada kesempatan yang keberapa sengatan kuat akan diberikan. Hasilnya menunjukkan bahwa subyek golongan kedua merasa lebih takut –mereka berkeringat lebih banyak dan jantung berdenyut lebih cepat- dibandingkan golongan yang pertama.</p>
<p><span id="more-39"></span>Hal itu terjadi karena orang-orang merasakan hal buruk tentang sesuatu yang mungkin terjadi dibandingkan dengan sesuatu yang akan terjadi. Kebanyakan dari kita akan sulit tidur atau merokok lebih banyak bukan karena tidak lulus ujian, tetapi lebih karena kita tidak tau kita lulus atau tidak.</p>
<p>Kenapa bisa begitu? Mengapa kita lebih baik mengetahui kemungkinan terburuk daripada mengiranya akan terjadi? Sebab ketika kita mengetahui fakta gagal ujian, kita akan terkejut sejenak kemudian mempersiapkan kemungkinan terbaik yang bisa kita persiapkan. Kita mengubah kebiasaan kita, kita mengubah tingkah laku kita. Kita belajar lebih baik dan mungkin menurunkan standar yang kita buat.</p>
<p>Akan tetapi kita tidak bisa melakukannya kalau kita tidak tahu apa yang akan datang menghadang kita. Masa depan yang tidak pasti hanya akan membuat kita terperangkap pada sebuah keadaan dimana kita hanya bisa menunggu tanpa bisa berbuat sesuatu.</p>
<p>Jadi agar kita tidak terjebak dalam situasi seperti itu kita harus bisa membaca situasi dengan baik, memahaminya, serta berusaha mengetahui apa yang akan kita hadapi nanti.</p>
<p>Franklin D. Roosevelt pernah berkata, “The only thing we have to fear is fear it self”.</p>
<p><em>Middle of nowhere,<br />
Under the uncertainty of the answer for the question I never ask</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=39&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/27/i-dont-know-and-that-makes-me-nervous/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Takut Akan Kegagalan</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/jangan-takut-akan-kegagalan/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/jangan-takut-akan-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 19:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Takut gagal. Perasaan yang dimiliki hampir semua orang apabila berusaha untuk melakukan sesuatu. Pengalaman masa lalu mengenai kegagalan atau kondisi lingkungan yang sangat menekankan keberhasilan dalam berusaha sangat mempengaruhi perasaan ini. Kepercayaan diri menjadi hal utama munculnya ketakutan ini. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri rendah cenderung untuk selalu berpikir negatif. &#8220;Apakah saya bisa?&#8221; selalu menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=36&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Takut gagal. Perasaan yang dimiliki hampir semua orang apabila berusaha untuk melakukan sesuatu. Pengalaman masa lalu mengenai kegagalan atau kondisi lingkungan yang sangat menekankan keberhasilan dalam berusaha sangat mempengaruhi perasaan ini.</p>
<p><span id="more-36"></span>Kepercayaan diri menjadi hal utama munculnya ketakutan ini. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri rendah cenderung untuk selalu berpikir negatif. &#8220;Apakah saya bisa?&#8221; selalu menjadi pemikiran orang yang pesimistis. Berpikir akan gagal sebelum mencoba, akan menjadi awal sebuah kehancuran. Sebuah sikap pesimis biasanya akan terbawa dalam tindakan. Kita tidak akan pernah berusaha secara maksimal karena kita tidak pernah yakin akan berhasil.</p>
<p>Rasa takut sebenarnya diciptakan untuk membuat kita berhati-hati dalam melakukan tindakan. Rasa ini membuat kita tidak terlalu over confidence. Kegagalan akan menjadi sebuah pengalaman yang mengajarkan kita untuk berbuat yang lebih baik di lain waktu. Kegagalan dalam mencoba merupakan satu langkah awal menuju kesuksesan. Tidak ada keberhasilan tanpa melalui proses ini. Sebuah kegagalan yang pasti adalah ketika anda tidak mau memulai mencoba sesuatu karena rasa takut gagal. Ketika anda menemui kegagalan, berusahalah untuk bangkit dan memulai semua dari awal.</p>
<p>Jangan pernah berhenti berusaha. Meskipun anda termasuk orang yang merasa selalu gagal dalam melakukan sesuatu. Yakinlah bahwa kesuksesan suatu saat pasti akan datang dan membawa kita kedalam kejayaan.</p>
<p><strong>&#8220;You&#8217;ll miss 100% for shoot you never take&#8221;<br />
</strong>~~ Wayne Gretzky ~~</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=36&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/jangan-takut-akan-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seberapa Besar Cinta Anda Kepada Pasangan</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/seberapa-besar-cinta-anda-kepada-pasangan/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/seberapa-besar-cinta-anda-kepada-pasangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 19:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kuis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Bagi kebanyakan pasangan, gairah dan kasih sayang selalu berubah setiap saat, dan semakin tenang keadaannya, kepuasan akan cinta semakin hilang seiring waktu. Tetapi untuk pasangan yang telah lama bersama yang takut sindrom kebosanan akan terjadi, para peneliti otak dan perilaku telah memberikan tips untuk bisa membangkitkan kembali gairah cinta itu (bisa dibaca disini). Kemudian untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=27&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi kebanyakan pasangan, gairah dan kasih sayang selalu berubah setiap saat, dan semakin tenang keadaannya, kepuasan akan cinta semakin hilang seiring waktu.</p>
<p>Tetapi untuk pasangan yang telah lama bersama yang takut sindrom kebosanan akan terjadi, para peneliti otak dan perilaku telah memberikan tips untuk bisa membangkitkan kembali gairah cinta itu (bisa dibaca <a href="http://www.nytimes.com/2008/02/12/health/12well.html?ref=health" target="_blank">disini</a>).</p>
<p><span id="more-27"></span>Kemudian untuk mengetahui seberapa besar gairah anda kepada pasangan, dapat mengisi kuis yang dikembangkan oleh Elaine Hatfield, profesor psikologi Universitas Hawaii, dan Susan Sprecher, profesor Psikologi dan Sosiologi di Illinois State University. Kuis ini didesain untuk mengetahui aspek kognitif, emosi dan perilaku dari gairah cinta dan telah digunakan secara luas 20dekade terakhir oleh banyak ahli.</p>
<p>Kuis:</p>
<p>Jawablah pertanyaan di bawah ini untuk mengetahui tingkat gairah cinta anda kepada pasangan. Pikirkan orang yang paling anda cintai sekarang, dan pilih salah satu angka yang ada. Jawaban terdiri dari angka 1 (sangat tidak benar) hingga 9 (sangat benar sekali). Kemudian jumlahkan semua jawaban anda dan perksalah pada skala dibawahnya untuk mengetahui seberapa besar gairah cinta anda pada pasangan.</p>
<p>Saya sangat sedih jika ditingalkan oleh pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Terkadang saya sangat obsesif terhadap pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya senang bisa berbuat sesuatu yang membahagiakan pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya lebih suka bersama pasangan saya dibandingkan dengan orang lain</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya merasa cemburu jika berpikir bahwa pasangan saya jatuh cinta dengan orang lain</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya sangat ingin tahu semua tentang pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya menginginkan pasangan saya secara fisik, mental dan emosional</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Buat saya, pasangan saya adalah pasangan romantis yang sempurna</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya merasakan ada respon ketika pasangan saya menyentuh</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya memiliki hasrat yang tak ada habisnya akan kasih sayang pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Pasangan saya selalu ada dalam pikiran saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya ingin pasangan saya tau tentang pikiran, harapan dan ketakutan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya sangat ingin mencari tanda-tanda bahwa pasangan saya sangat menginginkan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya selalu berusaha tampil menarik untuk pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Saya selalu tertekan jika ada yang berjalan tidak benar dalam hubungan dengan pasangan saya</p>
<p>Salah&#8230;.Benar 1 2 3 4 5 6 7 8 9</p>
<p>Skala Gairah Cinta:</p>
<p>106-135 points  — Extremely passionate. Your love is wild and reckless.</p>
<p>86-105 points    — Passionate. The fires of passion still burn, but not as intense.</p>
<p>66-85 points     — Average. Contentment, with occasional sparks.</p>
<p>45-65 points     — Cool. Tepid, infrequent passion.</p>
<p>15-44 points     — Extremely cool. The fire is out.</p>
<p>Sumber: Well-Blog New York Times</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=27&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/26/seberapa-besar-cinta-anda-kepada-pasangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Kita Lebih Pintar dari Anak Kelas 5 SD?</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/24/apakah-kita-lebih-pintar-dari-anak-kelas-5-sd/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/24/apakah-kita-lebih-pintar-dari-anak-kelas-5-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 20:04:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Di setiap sabtu malam, ada sebuah acara kuis yang hampir tidak pernah terlewatkan. Are you Smarter Than a 5th Grader? Sebuah acara yang diadaptasi dari sebuah acara kuis dengan judul yang sama dari Amerika. Berhadiah total 200 juta rupiah apabila kita bisa menjawab semua pertanyaan.Ditayangkan di GlobalTV dan dipandu oleh Tantowi Yahya. Kuis ini sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=14&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p><!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom:0;"><img class="alignleft size-full wp-image-17" title="Logo" src="http://matikutu.files.wordpress.com/2009/05/images.jpeg" alt="Logo" width="118" height="114" /><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Di setiap sabtu malam, ada sebuah acara kuis yang hampir tidak pernah terlewatkan. Are you Smarter Than a 5<sup>th</sup> Grader? Sebuah acara yang diadaptasi dari sebuah acara kuis </span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">dengan judul yang sama dari Amerika. Berhadiah total 200 juta rupiah apabila kita bisa menjawab semua pertanyaan.Ditayangkan di GlobalTV dan dipandu oleh Tantowi Yahya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span id="more-14"></span>Kuis ini sangat menarik menurut saya, dimana para peserta diberi pertanyaan seputar pelajaran sekolah dasar dari kelas 1 sampai kelas 5. Kelihatannya kita akan bisa dengan cepat berasumsi bahwa apa sih susahnya pertanyaan kelas 5 SD, atau kita akan berpikir “</span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">ah kita juga pernah kelas 5 SD, pasti kita bisa menjawab semua pertanyaan itu”. Tetapi coba tebak, kebanyakan dari kita akan lupa dengan jawaban dari sebuah pertanyaan “berapa keliling dari bola voli?” andai kita bukanlah seorang guru olahraga. Atau apabila kita diberi pertanyaan soal berapakah luas sebuah jajarangenjang, pastinya orang yang berkecimpung di dunia ekonomi akan kesulitan menjawabnya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Banyak hal yang sudah kita lupakan dari pelajaran sekolah dasar, dan itulah yang membuat tingkat kesulitannya sangat tinggi. Jangan melihatnya sebagai hal yang mudah, karena kebanyakan dari kita sudah lupa bagaimana pelajaran SD kita.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Hal ini juga yang membuat saya dan seorang teman beradu argumen tentang bagaimana sistem pendidikan dasar di negeri kita. “Terlalu banyak hapalan” katanya. Terkadang malah hal-hal tidak perlu juga harus dihapal. Seperti contohnya nama-nama menteri yang sekian </span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">banyaknya itu harus kita hapal semua (meskipun sekarang sepertinya sudah tidak lagi). Dia membandingkan sistem pendidikan dasar kita dengan yang di luar negeri. Katanya lagi disana anak-anak elementary cshool dibebaskan memilih buku yang akan dibacanya, kemudian dipresentasikan di depan kelas. Hal itu memacu kreatifitas anak dan melatih </span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">memorinya sekaligus.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Bagaimanapun juga, sistem pendidikan di Indonesia memang belum sempurna, menurut saya. Masih banyak hal yang harus dibenahi. Dan itu merupakan tanggung jawab kita bersama.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=14&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/24/apakah-kita-lebih-pintar-dari-anak-kelas-5-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://matikutu.files.wordpress.com/2009/05/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan</title>
		<link>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/21/bulan/</link>
		<comments>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/21/bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 17:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dardiri</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://matikutu.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[“Di tempatmu bulan keliatan gak?” “Hmm&#8230;.,” jawabnya. “Aneh ya dimanapun kita berada, sejauh apapun jarak memisahkan, bulan tetap terlihat sama. Dan itu membuat aku merasa selalu berada dekat denganmu.” Tahukah anda bahwa Bulan selalu menampakkan sisi yang sama terhadap Bumi kita ini? Ternyata kalau kita perhatikan memang kita selalu melihat gambaran Bulan yang tidak berubah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=4&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff0000;">“Di tempatmu bulan keliatan gak?”<br />
“Hmm&#8230;.,” jawabnya.<br />
“Aneh ya dimanapun kita berada, sejauh apapun jarak memisahkan, bulan tetap terlihat sama. Dan itu membuat aku merasa selalu berada dekat denganmu.” </span></p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Tahukah anda bahwa Bulan selalu menampakkan sisi yang sama terhadap Bumi kita ini? Ternyata kalau kita perhatikan memang kita selalu melihat gambaran Bulan yang tidak berubah, seolah-olah wajah Bulan hanya seperti itu. Tetapi dengan majunya teknologi, manusia bisa melihat penampakan permukaan Bulan yang tidak pernah kita lihat sebelumnya, yang sering disebut sebagai sisi gelap dari Bulan. Kenapa bisa begitu sih..? Ternyata hal ini disebabkan oleh waktu rotasi dan revolusi Bulan yang sama persis, sehingga kita hanya selalu melihat wajah Bulan yang sama selama ini. Apabila ada sedikit saja perbedaan waktu antara peristiwa rotasi dan revolusi ini niscaya kita bisa melihat keseluruhan permukaan Bulan.<img class="aligncenter size-full wp-image-7" title="bulan" src="http://matikutu.files.wordpress.com/2009/05/moon_111.gif" alt="bulan" width="300" height="265" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/matikutu.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/matikutu.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=matikutu.wordpress.com&amp;blog=4385304&amp;post=4&amp;subd=matikutu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://matikutu.wordpress.com/2009/05/21/bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b19252d729bc31f69d4b9c5587b4219d?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Dardiri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://matikutu.files.wordpress.com/2009/05/moon_111.gif" medium="image">
			<media:title type="html">bulan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
