Membaca dapat meningkatkan wawasan, menambah rasa percaya diri ketika berdiskusi atau bergaul dengan teman, mendewasakan pola-pikir dengan menemukan perbedaan-perbedaan pendapat yang sebelumnya tidak kita ketahui.
Namun di sisi lain kita perlu menyadari bahwa membaca barulah merupakan tahap awal untuk menuju langkah yang lebih tinggi. Banyak orang yang hanya puas dan bangga hanya dengan mengoleksi dan membaca buku tanpa usaha untuk merenungkan apa yang telah dibaca yang selanjutnya diwujudkan dalam tulisan. Ketika seseorang membaca, ia berarti berdialog dan berdiskusi dengan penulis buku yang dibacanya. Dalam dialog tersebut, tidak semua opini dan pendapat penulis disetujui atau disepakati pembaca, setidak-tidaknya pembaca menemukan kekurangan (dan juga kelebihan) dari isi buku tersebut. Ketidaksetujuan atau kekurangan yang ditemukan dalam buku tersebut seharusnya dibenahi atau dibenarkan. (more…)

